Uncategorized

Untitled part 6

Tittle:Untitled -6-

Author: Uchiharuka

Cast: Seo joohyun, Cho Kyuhyun, etc

Genre: Chapter

 

———–Story’s Begin———–

 

@Seo’s room

 

“Joo” panggil Kyuhyun dengan manja. Saat ini mereka tengah duduk di ranjang Seohyun. tampak Seohyun mengacuhkan Kyuhyun. Ia seakan tuli dan malah asyik membaca novel yang ada di tangannya.

Karena merasa kesal, Kyuhyun menarik paksa novel Seohyun dan merebahkan kepalanya(?) di pangkuan Seohyun. Seohyun tetap diam. Karena merasa tidak diperhatikan, Kyuhyun malah memeluk perut rata Seohyun. Diam.

 

1

 

2

 

3

 

“Hahahahaha.. Hentikan, hentikan, Kyu.. Hahaha” Berhasil!

 

“Jangan mengacuhkanku, Joo” Ucap Kyuhyun manja.

 

“Mianhae. Aku tadi kesal. Maaf, oppa” Ujar Seohyun menyesal.

 

“Joo, kau tadi bilang apa? Kau tadi memanggilku apa?” Tanya Kyuhyun bersemangat dengan mata berbinar.

 

“Aku memanggilmu, oppa” Ucap Seohyun dengan muka merah. Pasalnya baru pertama kali Seohyun memanggil Kyuhyun dengan sebutan oppa. Tentu saja hal ini membuat Kyuhyun senang.

 

“Ah, pertahankan, Joo” Ucap Kyuhyun dengan manis dan memeluk Seohyun. Dan dengan senang hati Seohyun membalasnya.

 

“Oppa, aku lelah. Ayo kita tidur” Ujar Seohyun memecah keheningan beberapa saat itu. Ia mulai melepaskan pelukannya.

 

“Baiklah. Kajja, tapi peluk aku, ne?” Balas Kyuhyun dan mulai merebahkan tubunya. Lalu Seohyun mengikutinya. Dan malam ini mereka tidur dengan senyuman dan saling memeluk.—

 

Pagi ini Kyuhyun di buat lemas oleh Seohyun. Bagaimana tidak? Tadi ia dipaksa meminum segelas jus hijau yang menjijikkan, menurutnya. Apalagi kalau bukan sayuran. Setelah meminumnya, Kyuhyun langsung lari terbirit-birit menuju kamar mandi dan berusaha memuntahkan minuman mengerikan itu.

 

Dan bukannya merasa bersalah atau membantu Kyuhyun, Seohyun malah tertawa terbahak-bahak. Katanya ini merupakan hukuman terakhir karena sudah berani menjahilinya kemarin. Sedangkan Tn. dan Ny. Seo hanya mampu menggelengkan kepalanya. Anak muda jaman sekarang.

 

 

Saat ini Seohyun sedang berada di perpustakaan. Ia duduk sambil serius membaca buku di tangannya. Saking seriusnya, ia sampai tak menyadari jika di depannya ada seseorang yang sedang memperhatikannya dengan intens.

 

“Sepertinya kau terlalu serius membaca nona Seo. Sampai-sampai kau tidak menyadari kehadiranku” Ucap seseorang itu. Dengan perlahan Seohyun mengangkat wajahnya guna melihat siapa yang menegurnya itu. Ia membelalakkan matanya, kaget.

 

“S.. seunbae” Ucap Seohyun terbata-bata. Orang itu, Kris, menampilkan senyum menawannya.

 

“Maafkan aku tentang kejadian kemarin. Pasti kau sangat kaget. Tapi aku tidak akan menyerah, Seo. Aku tetap akan berjuang untuk mendapatkanmu” Ucapnya. Sedangkan Seohyun hanya terdiam bingung.

 

“Baiklah. Aku pergi dulu, ne? Sebentar lagi kelasku akan dimulai. Annyeong” Ucap Kris seraya bangkit dari duduknya dan tanpa diduga-duga mengacak rambut Seohyun. Seohyun hanya memandangi kepergian Kris dengan raut muka yang sangat sulit dijelaskan.

 

 

Malam ini Seohyun merenung di balkon kamarnya. Ia tidak menyangka Kris akan seperti itu. Bukankah sudah jelas ia menolaknya.

 

“Kau kenapa murung, changi?” Tanya suara lembut di belakang Seohyun. Seohyun membalikkan badannya. Ia langsung suguhkan senyumannya.

 

“Anni, eomma. Aku hanya bingung. Seunbaeku di universitas sepertinya benar-benar menyukaiku” Ujar Seohyun.

 

“Oh ya? Apakah ia tidak tahu kalau putri cantik eomma ini sudah memiliki tunangan, eoh?” Tanya ibunya sembari mengelus rambutnya penuh kasih sayang.

 

“Kami belum mengumumkannya, eomma. Lebih tepatnya aku yang tidak ingin Kyuhyun mengumumkannya” Jawab Seohyun sembari bersandar di bahu ibunya.

 

“Waeyo?” Tanya ibunya.

 

“Aku belum siap saja, eomma. Eomma tahu? Di sana Kyuhyun memiliki banyak fans. Aku takut dihajar fans-fansnya eomma” Ujar Seohyun manja.

 

“Hmm.. begitu ya. Ya sudah, asal jangan lama-lama merahasiakannya Seo” Nasihat eommanya.

 

“Iya eomma. Oh ya, Donghae oppa kemana? Aku dari kemarin tidak melihatnya” Tanya Seohyun mengingat oppanya.

 

“Kau tidak tahu? Sekarang oppamu memilih tinggal di apartemennya. Hahh.. padahal appamu sudah menentang keras. Tapi kau tahu sendiri kan bagaimana oppamu” Jawab ibunya dengan panjang.

 

“Kenapa Donghae oppa tidak memberitahuku?” Tanya Seohyun dengan suara lirih.

 

“Mungkin dia lupa, changi” Hibur eommanya.

 

“Tapi-“

 

“Seo-ya” Belum sempat Seohyun meneruskan ucapannya, tiba-tiba ada suara lain.

 

“Oppa” Jerit Seohyun dan langsung berhambur ke pelukan Donghae.

 

“Kenapa oppa tidak memberitahuku kalau oppa pindah, eoh? Oppa tidak sayang lagi ne padaku” Tanya Seohyun dengan manja. Sedangkan Donghae hanya tersenyum.

 

“Baru saja aku ingin memberitahumu, Seo. Tapi kau sudah tahu” Ujar Donghae pura-pura bersedih.

 

“Kenapa oppa pindah?” Tanya Seohyun sembari melangkahkan kakinya menuju tempatnya tadi. 

 

“Aku hanya ingin mandiri, Seo. Oppa tidak mungkin selamanya akan berada dikeluarga ini”

 

“Apa maksudmu?” Tanya Seohyun dan ibunya dengan serempak.

 

“Hahaha.. Kalian sangat kompak. Bukankah benar, eomma? Aku tidak mungkin bergantung pada keluarga Seo selamanya. Jadi, aku mulai membiasakan diri” Ujar Donghae dengan panjang lebar.

 

“Kau ini bicara apa” Ucap Ny. Seo dengan menjitak kepala Donghae.

 

“Yak! Appo, eomma” Ucap Donghae sembari mengelus kepalanya.

 

“Jadi oppa ingin menghindari kami?” Tanya Seohyun.

 

“Tidak. Mana mungkin aku bisa menghindari kalian. Bagaimanapun juga kalian itu keluargaku. Jadi tidak mungkin aku menghindari kalian. Ah, sudahlah. Aku ingin makan, eomma. Ayoo” Ucap Donghae sembari menarik lengan ibunya dengan manja.—

 

Saat ini Kyuhyun tengah gelisah, pasalnya tadi ia mendengar bahwa Kris akan menyatakan perasaannya lagi pada yeojanya. Bukankah dulu yeojanya sudah menolaknya? Kenapa ia tetap bersikeras.

 

‘Aku harus menggagalkan rencananya’ batin Kyuhyun gusar.

 

‘Tapi bagaimana caranya’

 

“Aha!” Kyuhyun menjentikkan jarinya ketika ia mendapatkan ide yang bagus.

 

“Yeoboseyo.. Chang-ah” Sapa Kyuhyun dengan nada manja -yang ada maunya- kepada sahabat karibnya, Shim Changmin.

 

“Ne, waeyo? Kau tidak perlu memasang nada seperti itu. menggelikan, Kyu” Jawab Changmin dengan malas.

 

“Hehehe.. Bantu aku, ne?” Ujar Kyuhyun to-the-point.

 

“Hahh.. Apa?” Tanya Changmin ogah-ogahan.

 

“Kau sudah dengar kalau Kris akan menyatakan perasaannya pada yeojaku?” Tanya Kyuhyun.

 

“Ne. Memang kenapa?” Tanya Changmin santai.

 

“Mwo?! Kau menjawab sesantai itu? Sebenarnya kau ini sahabatku bukan?” Sunggut Kyuhyun.

 

“Hash.. sudahlah. Cepat, katakan, kau ingin aku apa?” Tanya Changmin tidak sabaran.

 

“Kau datang saja ke taman belakang. Kita bicarakan di sini” Ucap Kyuhyun.

 

“Sekarang?” Tanya Changmin polos.

 

“Iya, pabo!” Teriak Kyuhyun frustasi.

 

 

Setelah membicarakan apa yang harus mereka lakukan, mereka –KyuChang- mulai menjalankan aksinya. Mereka menuju ke lapangan, yang konon katanya(?) akan dijadikan tempat Kris untuk menyatakan perasaannya yang kedua kalinya.

 

Nampak Changmin berjalan dengan muka cemberut. Pasalnya, ia pikir ia akan ditugaskan untuk melakukan sesuatu yang menegangkan, tapi, ia malah hanya dijadikan tempat konsultasi Kyuhyun. Hahh..

 

Kini mereka sudah sampai di lapangan. Di sana sudah banyak mahasiswa yang berkumpul. Ah, pasti sudah dimulai. Terbukti dengan adanya suara seseorang yang bernyanyi.

 

Dengan susah payah akhirnya mereka berhasil menembus kerumunan itu. nampak di depan sana, yeojanya sedang duduk di kursi dan di hadapannya ada Kris yang sedang bernyanyi sambil bermain gitar.

 

‘Ah, suaranya tidak berkelas. Suara gitarnya pun fals’ Batin Kyuhyun.

 

Setelah menyelesaikan nyanyiannya. Kini Kris berlutut di hadapan Seohyun. Mereka bertatapan sebentar.

 

“Seohyun, aku ingin mengulanginya. Dan ku harap jawabanmu berbeda. Apakah kau mau menjadi milikku?” Tanya Kris to-the-point.

 

Hening sesaat.

 

“Aku-“

 

“Wow.. Wow.. Woww.. Maaf, Kris-ssi, bukannya lancang. Tapi aku ingin meluruskan sesuatu” Tiba-tiba Kyuhyun maju ke depan dan berkata lantang memotong ucapan Seohyun.

 

Seohyun yang melihat Kyuhyun seperti itu, hanya bisa menundukkan kepalanya. Kyuhyun menghampiri Seohyun hingga sekarang ia berada di samping yeojanya.

 

“Berdirilah, Joo” Kyuhyun berucap lembut dan mengulurkan tangannya. Dengan pelan Seohyun menerima uluran tangan Kyuhyun dan mulai berdiri. Kris yang melihat dan mendengar apa yang diucapkan Kyuhyun tadi membelalakkan matanya, kaget.

 

“Mianhae” Kyuhyun berbisik pelan. Sedangkan Seohyun melihat Kyuhyun, menunggu apa yang akan dilakukan Kyuhyun.

 

“Sebenarnya aku dan gadis di sampingku ini, Seo Joohyun, kami sudah bertunangan. Kami memang sengaja merahasiakannya. Tapi karena aku sudah tidak tahan, makanya sekarang aku mengatakannya pada kalian. Terutama kau, Kris-ssi” Ucap Kyuhyun lantang, ia meremas tangan Seohyun yang ada digenggamannya.

 

 

T.B.C or END

Mianhae, maaf lama. Ini gara2 hp error. Maaf juga kalo hancur. Arigatou

nghindari kalian. Ah, sudahlah. Aku ingin makan, eomma. Ayoo” Ucap Donghae sembari menarik lengan ibunya dengan manja.

Advertisements

5 thoughts on “Untitled part 6”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s